Jumat, 03 Juli 2009

Ademos Mengaku Tak Cair

3 Pokja Di Sumberejo Dapat Kegiatan Fisik
BOJONEGORO -Setyo Wahono, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Ademos, yang berkedudukan di Purwosari, mengatakan meski lembaga yang dipimpinnya termasuk terdaftar sebagai lembaga yang menerima bantuan P2SEM, tetapi pihaknya tidak menerima pencairan bantuan P2SEM, Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat, yang diluncurkan Bappemas Propinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2008.

Setyo Wahono juga menyatakan kekagetannya ketika ada petugas Kejaksaan yang datang menemuinya dan menanyakan tentang realisasi kegiatan P2SEM. Karena selama ini pihaknya merasa tidak pernah ada pemberitahuan tentang pencairan P2SEM dari Bappemas kepada lembaganya.

Menurut S. Wahono, lembaga Ademos yang berkedudukan di jalan raya Purwosari – Ngambon, Ds. Dolog Gede, Kecamatan Tambakrejo, pernah mengajukan proposal P2SEM untuk 3 ( tiga ) kegiatan. Yakni pembentukan lembaga keuangan Syariah guna peningkatan pendapatan ibu rumah tanga di Kabupaten Bojonegoro, kegiatan kewirausahaan pada kelompok wanita sebagai upaya peningkatan pendapatan ibu rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro, dan Pelatihan pembuatan hiasan mote/ manik dalam upaya peningkatan pendapatan rumah tangga. Ketiga kegiatan itu masing-masing mendapat bantuan dari Bappemas Rp 150 juta.

Penasaran dengan informasi yang ditunjukkan Kejaksaan, Setyo Wahono berupaya dating ke kantor Bappemas Surabaya, untuk mempertanyakan pencairan bantuan P2SEM tersebut. Namun, menurut keterangan yang diperoleh dari Bappemas, kata Setyo Wahono, dana tersebut memang belum cair. “ Saya pernah juga mempertanyakan ke pihak Bank tempat pencairan P2SEM, katanya belum juga ada pengiriman ,”ujar Setyo Wahono, yang dikonfirmasi Kolom Investigasi melalui Ponselnya. Ketiga kegiatan yang diusulkan LSM Ademos ini dalam daftar penerimaan direkomendasikan oleh anggota Dewan Propinsi, Ir. Suhandoyo.

Tak dapat Uang Tunai

Sementara itu, panitia kegiatan P2SEM di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberejo ( Pokmas Gotong Royong ) yang melaksanakan pekerjaan penetrasi jalan Desa, dengan alokasi bantuan Rp 430 juta, kepada Kolom Investigasi mengaku tidak menerima pencairan dana P2SEM dari perbankan. Namun pekerjaan penetrasi yang direncanakan telah selesai dikerjakan.

Pihak panitia pernah menanyakan perihal pencairan bantuan tersebut kepada pemberi rekomendasi yakni Ir. Suhandoyo, namun katanya dana tersebut belum cair. Hal yang sama juga dialami Pokmas Tunas Muda, Desa Sumber harjo, Kecamatan Sumberejo, yang mendapatkan alokasi bantuan P2SEM Rp 320 juta, untuk kegiatan penetrasi jalan Desa, dan Pokmas Mawar, Desa Kedung harjo, Kecamatan Sumberejo, yang juga untuk kegiatan penetrasi jalan dengan anggaran bantuan Rp 320 juta.

Tetapi dalam realisasi kegiatan, ketiga Pokmas tersebut tidak menerima pencairan dana P2SEM, tapi proyek fisik kegiatan telah selesai dirampungkan. Lantas bagaimana panitia membayar belanja proyek?. “ Ya mengandalkan belanja utang material,”ujar salah seorang anggota Pokmas Desa Mlinjeng. P0st By: S41f03l

Tidak ada komentar:

Posting Komentar